Tuesday, January 24, 2012

Istilah-Istilah Dalam Kultur Motorcycle Club (MC) di Amerika





Patch : Merupakan sebuah bentuk identitas dalam kultur biker di Amerika. Biasanya terbuat dari kain yang di bordir. Biker di Indonesia biasa menyebutnya dengan istilah bordiran atau emblem.


Colors : Istilah lain untuk menyebut lambang atau simbol klub.

 
*.F.F.*.: (… Forever Forever …) Sebuah akronim yang biasa digunakan untuk menunjukan propaganda loyalitas terhadap sebuah klub. Contohnya seperti Hells Angels yang menggunakan istilah ini dengan sebutan AFFA (Angels Forever Forever Angels) dan Bandidos (Bandidos Forever Forever Bandidos), dsb.

Untuk di Indonesia term ini mulai familiar terdengar dalam kultur bikers tanah air.
ContohnyaBikers Brotherhood MC (BFFB - Brotherhood Forever Forever Brotherhood), Outsiders MMC (OFFO - Outsiders Forever Forever Outsiders) , dsb.

 




1%: Menurut kultur asalnya di Amerika, patch 1% (Disebut juga 1%er atau one-percenter) ini digunakan oleh setiap biker yang menyatakan dirinya sebagai seorang “outlaw” dan dimaknai sebagai sebuah simbol pernyataan dan perlawanan terhadap statement American Motorcycle Association (AMA). Sebagaimana pernyataan AMA (semacam IMI-nya di Amerika) bahwa 99% para pengendara motor disana adalah mereka yang taat pada hukum. Namun makna dari 1% ini mungkin saja dimaknai berbeda oleh suatu klub dimana biasanya hanya diketahui oleh anggota dari klub tersebut.
 
13: Simbol ini menunjukan bahwa mereka yang menggunakan patch tersebut adalah para pengguna obat-obatan terlarang atau narkotika. Huruf M merupakan istilah dari marijuana atau motorcycle sekaligus huruf ke-13 dalam abjad. Sehingga sering di asumsikan bahwa mereka yang menggunakan patch ini adalah para pemakai ganja dan menggunakan angka ke-13 ini sebagai simbolnya. Marijuana = M = 13.

Ace Of Spades: Simbol sekop dalam kartu remi. Secara umum biker yang memasang patch ini diartikan sebagai seseorang yang akan mempertahankan dan mempertaruhkan dirinya sendiri sampai titik darah penghabisan. Sebagian ada pula yang menyertakan simbol tengkorak atau kata-kata “Bringer Of Death” (Pembawa Kematian).

Bad Influence: Mengindikasikan bahwa pemakai patch ini adalah seseorang yang beringas.

Charity Run Pins: Pin atau lencana yang diberikan karena telah menghadiri sebuah acara amal yang diselenggarakan klub.

G.F.O.D.: "God Forgives Outlaws Don't"

I.T.C.O.B.: "I Took Care Of Business", term ini biasanya digunakan oleh anggota yang telah melakukan aksi pembunuhan demi kepentingan klubnya.

Less than 1%er: Sebuah plesetan yang digunakan para anggota Indios MC yang menyatakan bahwa populasi Indian di Amerika kurang dari 1%.


MC: Kepanjangan dari Motorcycle Club, biasanya di pasang pada bagian belakang rompi bersama dengan colors.


Road Names: Nama jalanan yang didapat atau diberikan oleh rekan se-angkatan ataupun seniornya di klub. 

Skull & Crossbones: Menyatakan bahwa penggunanya merupakan seorang yang akan menempuh segala cara untuk membela dirinya sendiri, atau rekan-rekan di klubnya meskipun harus berakhir dengan adanya kematian.

Beberapa term di atas hanya sebagian dari berbagai term yang ada dan terus berkembang dalam kultur MC di Amerika. Semoga bisa memperkaya khazanah pengetahuan kita tentang sebuah sub-kultur di masyarakat, khususnya kultur barudak motor. Sehingga nantinya tidak menjadi salah kaprah apalagi sekedar ikut-ikutan ketika mengaplikasikan sebuah kultur tertentu. Bagaimanapun caranya sesuatu itu harus kita kenal mulai dari root-nya. Agar tidak menjadi salah paham di kemudian hari.

Sumber : Britissumedang.blogspot.com

Saturday, March 12, 2011

Nobar MiLYS "Lost in Papua"

Setelah diworo woro seminggu sebelumnya oleh pengurus, akhirnya semalam saya dapat bergabung dengan rekan rekan MiLYS lainnya untuk Nobar ( Nonton Bareng) di XXI Metropole, dahulu di kenal dengan Bioskop Megaria.

Film "Lost in Papua" ini adalah hasil anak negeri yang mana produsernya juga merupakan anggota MiLYS. Antusias teman teman pun begitu terasa sehingga hampir separuh studio penuh dengan anak MiLYS.

Poster

Dasar anak biker, jika sudah bertemu pasti menjadi gaduh dan sering melontarkan joke spontan yang selalu meledakan tawa kami semua di dalam studio. Untungnya hanya beberapa gelintir pengunjung yang ikut menyaksikan film tersebut.

















Bersama Produser MiLYS 513

Menunggu jam tayang

Beginilah kalo para biker bertemu dan berkumpul, saling bersilahturahmi serta mempererat tali persaudaraan tanpa membedakan satu degan yang lain. Saya bangga dapat mendukung salah satu rekan untuk terus berkreasi dan memajukan perfilman di negeri ini.

Sedikit sinopsis film tersebut :

Di pedalaman rimba Papua, Rangga (Edo Borne) beserta timnya menjalankan sebuah misi eksplorasi mencari titik tambang. Tanpa mereka sadari telah memasuki wilayah terlarang yang dikenal dengan sebutan RKT 2000. Tak berapa lama, terjadilah sebuah petaka yang menyebabkan hilangnya anggota tim satu persatu

Tiga tahun kemudian. Nadia (Fanny Fabriana), mantan tunangan Rangga, masih terbayang dengan kejadian di Papua itu. Disisi lain, David (Fauzi Badillah) yang pernah di campakkan Nadia, masih terus mengejar Nadia dengan segala cara. Nadia tak menghiraukan David dan mencoba menjauhinya dengan menerima tugas ke  Papua yang di berikan oleh bosnya, Pak Wijaya (Didi Petet), yang tak lain adalah ayah David

Nadia berangkat ke Papua membawa sebuah titipan cinderamata  dari kakeknya (Piet Pagau) untuk kepala suku Korowai yang pernah menyelamatkan nyawanya di masa perjuangan lalu. Nadia yang baru pertama kali datang ke Papua, jatuh cinta dengan keindahan alamnya. Namun dibalik itu, misteri hilangnya Rangga masih terus membayangi Nadia

Perjalanan menuju suku Korowai tidaklah mudah, Nadia bersama teman-temannya harus melewati rintangan yang cukup berat. Dalam keputus-asaan, mereka menemukan sebuah perkampungan suku primitive yang semua penghuninya perempuan. Di suku inilah, Nadia mengetahui kalau Rangga tiga tahun lalu pernah ditangkap oleh suku ini

Berhasilkan Nadia menemukan Rangga dan keluar dari suku tersebut?


* Sumber : www.21cineplex.com dan foto doc dari www.yamaha_scorpio@yahoogroups.com



Monday, September 27, 2010

Ujung Genteng, Sukabumi - West Java

Early on August 2010, after 3 days exhibition, me and my friends take a short trip to Ujung Genteng, Sukabumi West Java.
It's about six hours drove from Jakarta by car and so many winding road that make me regret "why don't i ride my motorcycle? this road just like MotoGP race track ..."
Then after a long chit chat in the car, finally we checked in at Pondok Hexa which is a nice little villa near the beach.
Not wasting time, we rush into the beach that a sea turtle came up to lay egg.
What a huge and amazing scenery that night....

Huge Sea Turtle

After laying eggs...
oh yes...this my companion i went with.....

Alexander Richard, Astria Pririzka, and Raymond Tanaya

Me & My friends
And we ended that night with a grateful grace and admire God creates....
The next day we went to 2 places that make you stop breathing that means it was a gorgeous place to see. It called Ombak Tujuh (Seven Waves). A beautiful beach with many great reef inside that not many people gone there. We take a ride with motorcycle through the rain forest, rivers, up and down the hills.

What a bridge?

Rain Forest

River

Take a break....
Finally we got there...it was so.... hmm how can i describe it? it was really amazing, virgin beach like no beach at Jakarta can compared.

Welcome to Ombak Tujuh

Calm Breeze...

Splash..splash...
Almost half day long we play and admiring the scenery, take many pictures all the  terrain, we headed to Cipanarikan beach which have unique texture of terrain.
This Cipanarikan beach it's a half hour ride from Ombak Tujuh. The scenery of  Cipanarikan beach is sandy like Sahara desert *maybe, because i never been there*, very windy and there is a small lake which entering the sea.

feels like desert...

Finally...

Never Better...
After a long day trip to the beach that not many people gone to, we eat lunch at hotel.
Slllrrruuupppp.....we eat without a command, with dish like lobster, local crab, and many fish.
I will never ever forget this place that make me feel grateful and thankful for the amazingly beautiful scenery.....
Hope you all enjoy it....

Hi There..

This is my first time to write. Don't know exactly what to share, but the only thing i know, i have courage to spill it out all my thinking where anyone cannot understand it.
So here i am try to learn and write small thing to share.....
Life is a journey...